Alquran itu adalah Karangan Imajinasi dari Sang Germo Muhammad SAW

Islam itu ajaran yang penuh kesesatan dengan abal-abal Alquran hasil dari karangan seorang germo bernama Muhammad SAW (SAW = Setan Anjing Waria). Alquran dikatakan abal-abal karena tidak ada bukti konkrit dan kesaksian nyata dari para pengikutnya.

Bukti konkrit, haruslah obyektif, dan disertai foto2 nyata. Kalo jaman dulu tidak ada foto, haruslah terdapat arkeologi peninggalan yang jelas, seperti candi2 ataupun bangunan kuno. Itu alquran, buku secara fisiknya saja tidak ada. Jadi sudah jelas itu adalah karangan imajinasi dari si germo Muhammad yang haus akan kekuasaan dan kenikmatan duniawi.

Lalu, ada pertanyaan konyol dari para pengikut fanatik Islam: kalau dulu tidak ada foto, kenapa Kristen, Hindu maupun Buddha memiliki foto Tuhannya sendiri? Jawabannya sangat mudah. Kalau para pendahulu pengikut Kristen, Hindu, Buddha, dll sudah pernah bertemu dengan Tuhan maupun nabi mereka, jelas ada sebagian kecil dari mereka bisa melukis wajah orang dan Tuhan yang mereka lihat dan temui.

Adanya foto2 Tuhan di agama hindu, Kristen, Buddha, dll menunjukkan bahwa Tuhan mereka itu ada, bukan seperti penjahat bersembunyi seperti halnya si germo Muhammad tersebut.

Kalau Islam itu punya ribuan ataupun jutaan pengikut, tidak mungkin dari sekian ribu mereka tidak ada yang tidak bisa melukis. Jadi itu jelas bahwa Alquran hanyalah abal-abal karangan si germo Muhammad SAW (SAW = Setan Anjing Waria) untuk mencapai kekuasaan, hawa nafsu dan kenikmatan duniawi.

Foto si germo Muhammad itu tidak ada karena hanya segelintir pengikutnya saja yang bisa melihat wajah asli dia. Ini karena kalau dia keluar ke hadapan publik, dia selalu menutupi wajahnya dengan cadar (seperti ninja). Tujuannya menutup muka adalah untuk menghindari wajahnya dikenal para publik maupun bawahannya dengan maksud untuk melindungi keselamatan dirinya. Ini karena dia adalah penjahat besar yang memiliki banyak musuh dan mata-mata dari musuh yang sewaktu-waktu dapat membunuh dirinya kalau misalnya wajahnya itu dikenal luas oleh para pengikutnya.

Jadi yg bisa melihat muka sang germo Muhammad itu umumnya adalah para perek peliharaannya, dan itu pun hanya ketika dia sedang melampiaskan nafsu bejatnya saja.

Ini adalah ulasan2 yang membahas tentang kematian Muhammad, sang penjahat yang selalu bersembunyi di balik cadar karena takut dibunuh oleh musuh dan mata2 di sekitarnya. Tapi akhirnya dia terbunuh juga (dengan cara diracun) atas kejahatan dan kebiadaban yang telah dia perbuat:

http://www.mantanmuslim.com/2009/01/kematian-muhammad.html

http://indonesia.faithfreedom.org/phpbb/viewtopic.php?f=90&t=12750

http://indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=2772

Kejahatan akan selalu ada balasannya. Sang germo Muhammad SAW (SAW = Setan Anjing Waria) mendapatkan ganjaran yang setimpal atas kejahatan yang telah ia perbuat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s